Sunday, 7 June 2009

Kejutan Kejutan Manis

Terbayang 5 tahun yang lalu aku terbang sendiri dari Indonesia ke Tanah Elizabeth ini dengan Royal Brunei airline. Saat aku mulai boarding di Soekarno Hatta arimata ini tak berhenti mengalir.....sediiiiiih rasanya meninggalkan seluruh keluarga yang aku cintai...demi seorang yang telah Allah pilihkan untukku....apalagi saat itu pertama kalinya aku berpisah dengan kembaran-ku....terbayang betapa orang yang ditinggalkan harus occupied dengan benda peninggalan dan tempat serta segala hal yang berkaitan dengan orang yang meninggalkan....pikiranku saat itu adalah: aku siap mati.....ini pertama kalinya aku terbang lintas benua...wajar kalau aku membayangkan yang aneh aneh...and I kept telling myself that I have to be ready to die at anytime.....takut pesawatnya macet lah, nyemplung ke laut lah, de el el..pokoknya yang ada gambarana ngeri....so bisa dibayangkan cucuran airmata itu berjumlah double ;)

Belum lagi terbayang saat aku menginjakkan kaki pertama di Inggris,aku hanya kenal satu orang saja yang sudah aku kontak jauh jauh hari sebelum kepindahanku.....dia seorang wanita srilanka...seorang dokter dan juga aktivis dakwah disini...bermodal nomer HP dan email dia, aku bertekad untuk menjalin persaudaraan baru di bumi Allah yang baru....

kini.....ratusan orang sudah masuk dalam list kontak-ku...bahkan hampir sebagian besar dari mereka hanya bisa aku kontak sesekali saja...rasanya aku benar benar a bad bad sister in Islam...tapi apa daya...kadang waktu tidak memungkinkan kami bicara.....dikala aku senggang untuk nelpon merekanya sedang sibuk atau sebaliknya.....

Alhamdulillah Allah mengkaruniakan sampai detik ini saudara2 muslimah yang hebat...mereka menjadi tempat berbagi suka dan duka...mereka siap sedia dikala aku membutuhkan dan kadang mereka membuat surprise2 indah yang mengingatkanku kembali betapa ikatan ukhuwah mengalahkan ikatan apapun...

belum hilang rasanya di benakku pikiran kepingin makan urap urap dan ikan pepes....dan esok harinya teteh Nizma di bromley mengirim sms ingin nge-drop Urap2 dan ikan pepes! subhanAllah......dan hari ini belum lagi mata ini melek tiba tiba pak pos mengetuk pintu rumahku dan ada bingkisan berat dari Mba Dian di Enfield...aku cek ternyata berisi kue lapis yang super enak....alhamdulillah....aku dan suamiku saling membalap untuk menghabiskannya....

Ah kan cuma makanan...sungguh bagiku itu bukan cuman! I want and crave for that food and Allah sent them to me. their thought and their efforts meant a lot to me! lebih dari uang dan segalanya.....they show they care, they show they are thinking about me and that is very very touchful and priceless!

Segala puji bagiMU ya Allah yang telah mengirim dan menghadirkan mereka dalam hidupku...

Jagalah ikatan kami dan jadikan ikatan ini menjadi pelindung kami dari siksa-Mu...amin

=========================
Secercah Kasih Yang Terpendam
=========================


Baca Selanjutnya....!

Friday, 5 June 2009

Curhatan Malam..

Malam yang hectic.....satu pasien meninggal setelah di diagnosa kanker prostat yang sudah metastase ke tulang dan seluruh organ, pasien lain yang kemarin kami kirim ke High Dependency Unit dikembalikan ke tim General medicine dari tim neurologi karena ternyata neuro surgeon melihat efek dari trepanasi akan memperparah perdarahan otak karena posisi bleeding didasar otak.walhasil kami harus mengurus pasien yang ber-GCS 7. bak Intensice care Unit euy..busy-nya minta ampun....every hour we have to do neuro obs, measure urine output dan juga blood monitoring karena ternyata pasiennya juga punya diabetes....huwa!! lengkap deh! tidak berhenti sampai disitu....aku musti kerja dengan non-regular staff. artinya di inggris kan ada istilah Locum alias bank staff, jika kita butuh staf tambahan atau staf tetapnya off sick kita harus cari ganti dan penggantinya ini disebut bank staff.....sometimes they are good staff but most of the time they don't do the work properly karena mereka gak biasa dengan style kerja di ward kita.....dan malam itu aku kerja dengan 3 bank staff......apes sekali karena staf yang kerja bareng aku sangat lamban dan bahkan gak tahu dimana ini dan itu, selalu tanya dan butuh di kasih tahu do this and that...capek deh! intinya malam itu aku harus put up sama skian banyak pressure, pagi pagi pas shift udah hampir selesai kepalaku dah kliyengan kayak orang mabuk *hik..hik...kayak pernah mabuk wae* yang jelas aku sangat ingin segera pulang dan ke tanah mimpi.....Alhamdulillah at least sampai aku pulang pasien dengan GCS 7 masih survive bahkan sampai minggu ini.

Well...ini adalah salah satu kisah duka...cie.....ada sukanya sih dari kerja yang aku miliki. sukanya adalah ketika aku berdiskusi banyak hal dengan staf lain tentang Islam. mereka memang bukan muslim tapi tak jarang keingintahuan mereka membuat kami banyak diskusi...ada satu kolega yang dekat sekali dengan aku, dia orang filipina, baik dan sangat pengertian.....kadang suka bawain aku makanan dan dia tahu kalau aku hanya makan makanan halal...so dia beli daging ataupun ayam di toko halal special untukku. Banyak yang kami diskusikan mulai pertanyaan dia tentang aktivitasku selama ramadhan, hingga ertanyaan bagaimana memilih jodoh yang baik, hehe....dan yang paling aku sukai diskusi tentang surga dan neraka....aku ceritakan surga sampai detail seperti talk yang disampaikan oleh Syeikh Anwar Al Awlaki di seri Herefater.....di akhir diskusi dia nanya: "wow...that is the ultimate happiness, but where do you get all this information from?" yah aku jawab aja: "it's based on Quran and Ahadith of the prophet Muhammad" walhasil aku juga harus menjelaskan apa itu ahadith dan bagaimana kita melihat posisi perkataan dan berita berita ghaib dari prophet adalah Kabar dari Allah.

Di lain waktu ada seorang kolega bernama Liz (nama samaran), dia adalah seorang christian nurse yang banyak berinteraksi dengan muslimah..aku selalu suka dengan pertanyaan dan keingin tahu-an dia karena pertanyaannya merangsang kemampuanku untuk berdiskusi dengan non muslim semakin terasah. Jujur, sejak pindah ke inggris saja aku berkesempatan diskusi dengan non muslim tentang masalah agama, pas di indo meski aku ada temen yang non muslim but we hardly talked about religious stuff.

Di lain pihak, Islam di barat tidak disajikan oleh media sebagaimana potret yang sebenarnya...walhasil peranku sebagai muslim yang berada dan bekerja di tengah tengah komunitas non muslim akan sangat besar pengaruhnya, akan dilihat dan dinilai sebagai representasi Islam.

satu contoh adalah jadwal sholatku. Semua kolegaku tahu kalau aku menyimpan sajadah kecil di lockerku untuk aku pakai sholat dan aku selalu memakai changing room yang dibatasi dengan sebuah curtain sebagai tempat sholat. sengaja aku tidak memilih ke mushola yang tersedia (salah satu sisi positif Royal London Hsopital) karena musholanya ada di basement dan butuh waktu hampir 10 menit untuk berjalan kesana, by the time I reach there my break time will end. so Aku lebih memilih stay around the ward dan sholat di ruangan kecil. but alhamdulullah nobody obects by what I do. Karena aku kerja 12,5 jam shift walhasil dalam sekali shift aku harus sholat duhur, asar dan maghrib...dan waktu break ku hanya 1 jam setengah in total. 15 menit tea break sekitar jam 11-an, trus lunch break sekitar jam 2-an and then another tea break jam 4-an dan terakhir dinner break 30 minutes jam 7-an.

Alhamdulillah selama ini break time bisa aku negosiasi dan aku cocokkan dengan jadwal sholat yang berubah setiap hari....hanya saja kadang aku harus mengorbankan waktu makan karena untuk wudhu dan sholat duhur plus sunnah rawatib mungkin memakan waktu 15 menitan, dan sisanya adalah waktu untuk memanaskan makan siangku plus makan! so kadang gumpalan gumpalan besar nasi terpaksa aku telan supaya gak telat dan bisa kembali bekerja....

Kembali ke cerita liz, pertanyaan mengejutkan yang sempat dia lontarkan adalah:

"Do you think you will wear a veil (niqab/cadar) at some point?"

aku jawab: "hmmm at the moment maybe not, but possibly one day. At the end of the day veil is an optional though but sadly sometimes people being judged as a result of their choice, people think that women with veil are extrimist, ect. in fact they just normal people, I am wearing scarf and you can see that I am a normal people, If oneday I choose to wear veil does it mean that I become 'abnormal' and extrimist?"

dia:" hmm....true...but hey I thought hijab is an optional too? jujur aku kaget pas dia dengan fasih melafadkan 'hijab'

aku:"oh noo....Hijab is a must! all muslim women must cover the entire body except their hands and their faces"

dia:"but I saw some of my muslim friends don't do it, why don't they do it if it's a must?"

aku: "well likewise in christianity, there are people who practice their religion and there are some who don't. If muslim women want to obey God and follow what God told them in the Quran, they shall practice their religion and wear hijab. unfortunately in some ethnic, Hijab is a culture, they don't see it as a comandment from God, so you will see young girls sometimes would put on hijab during winter but take it off during summer, it's all because they do it out of culture not the religious obligation. also I am not surprised too if there are women with hijab can't give you an answer about which verse in the Quran says so"

dia;" aha...i see, but I saw last time in my Uni (baca: university), bunch of muslim girls with a large hijab and long black dress bullied another girl who just wear trouser with colourful hijab"

aku:" why was she bullied?"

dia;"It's because the girls with a large hijab want the girl with the trouser to wear the same dress like they do! so they talk to her in a bad manner and it's bunch of them you know! it's intimidating"

aku:" oooh..well, I disagree if that is the reality, In Islam you can't force someone to do what you want them to do. you can just advice them in a good way and at the end it's up to the person to choose and decide. but Of course we are encauraged to advice one another but then again it's not by bulliying and humiliating others"

dia;" yeah... I though so....., well hey thanks anyway, nice discussion"

sampai disini diskusi kami and the we get on with our job :)
=========================
Secercah Kasih Yang Terpendam
=========================


Baca Selanjutnya....!

Sunday, 31 May 2009

Menikah dengan pria non pribumi?

Tulisan ini terinspirasi dari sebuah program Talk show di TV yang berjudul Mail-Order Bride. tahukan arti dari judul itu? artinya sebuah pencarian seorang pangantin perempuan yang bisa dipesan dari sebuah Mail/ surat. kalau sekarang sih mungkin lebih keren dengan memakai E-mail. ini terjadi di USA, dimana banyak laki laki Amerika yang tidak bisa menemukan jantung hatinya di US entah karena memang mereka tidak cocok dengan wanita amerika, atau mereka tidak PD atau alasan lainnya. akhirnya para pria ini mencoba cara baru dengan memesan (order) pengantin wanita dari sebuah agen yang sudah punya sekian banyak list dari wanita Rusia yang bersedia menikah dengan pria Amerika.

Aku pikir fenomena ini bukanlah fenomena baru...bahkan di indonesia pun kini makin marak....banyak wanita Indonesia yang menikah dengan pria non pribumi....entah itu pria berkulit putih (baca: bule) pria berkulit hitam, pria Asia, eropa timur, Turki, timur tengah (alias arab) ataupun Central asia. cara mereka berproses pun bermacam macam, ada yang dikenalin teman, atau sedang belajar di LN kemudian end up stay for good, lewat chat toom, lewat facebook lewat Forum diskusi atau mungkin biro jodoh. Yang menarik dari diskusi di TV yang aku lihat adalah beberapa argumen yang dimunculkan dan stereotype tentang seorang wanita dari negara berkembang (developing country) yang menikah dengan pria dari Developed country (negara maju). Apalagi kalau proses itu mereka dapatkan dari internet....ada beberapa steriotype yang muncul:

Wanita itu desperate pingin kondisi ekonomi yang lebih baik makanya siapa saja asal dari negara maju akan dia nikahi. so kadang meski harus menikah dengan pria yang usianya 2 kali usia sang wanita tetap saja tak ada masalah.

Wanita itu hanya mendapatkan green card/ Permanent Residence di negara maju.

Wanita itu memang udah benar benar desperate untuk menikah secepatnya, so whoever the husband is, it doesn't really matter

Alasan klasik: Love!

Jujur...komen komen tadi terdengar kejam di telingaku. Memang fenomena ini adalah fenomena baru seiring dengan kemajuan tehnologi....aku percaya bahwa tiap orang memiliki alasan personal untuk bisa dan mau menikah dengan orang non pribumi.....karena kehidupan di negara yang baru dengan orang yang memiliki latar belakang yang sangat berbeda dan dengan bahasa dan lifestyle yang baru tidaklah mudah....satu sisi wanita ini harus meninggalkan sanak saudara yang mereka cintai....tanah kelahiran dan segala keindahan tanah airnya demi ikut suami....lagi lagi ini memang bagian dari lika liku menikah dengan orang non pribumi.....meski tidak mudah, toh makin banyak gadis2 yang berminat dan membuka lebar peluang terjadinya hal ini, coba lihat beberapa situs biro jodoh Internasional, you will find a lot of Indonesian girls who would like to try her luck .....

apakah gadis ini termasuk dalam 4 kategori diatas? secara pribadi aku gak tahu dan aku tidak perlu peduli karnea itu hak mereka sepenuhnya...namun apapun alasan mereka tidak seorangpun berhak berprasangka buruk terhadap mereka......bagiku pribadi, asalkan cara cara yang mereka gunakan tidaklah melanggar syara' then why not.....Bisa jadi Allah memang menjodohkan dia dengan orang yang tidak pernah mereka temui.....

Ada beberapa tips buat yang tertarik menempuh jalan ini...cie:

Niatkan dari awal, tujuan kita menikah adalah menyempurnakan Diin dan meraih ridho Allah!

Selalu siapkan bekal tawakkal sejak dimulainya usaha pencarian jodoh.

Ijin dari ortu sangatlah penting, jika anda berniat untuk menikah dengan orang non pribumi sosialisasikan ini jauh jauh hari sekaligus kemungkinan untuk pindah ke negeri lain supaya tidak terjadi kekecewaan di kemudian hari.

Gunakan sarana yang halal semacam biro jodoh atau melalui teman yang bersuami.Chatting dan forum bagiku kurang Islami karena disitu ada banyak interaksi yang kadang diluar hajjah Syar'i (kebutuhan yang dibenarkan Islam)

Ketahui batasan batasan syara' (islam) tentang pergaulan laki laki dan perempuan di dunia maya dan dunia nyata

Percepat proses Khitbah supaya barakah

Usahakan agar khitbah bersifat secretive karena memang secara syar'i khitbah (pertunangan) tidaklah untuk disiarkan semacam walimah/pernikahan.

Make sure you know the status of the person you will marry in the country where s/he lives.

Jika anda memutuskan untuk menikah dan pindah ke negara lain make sure you prepare mentally and physically.

Make sure you know the official information regarding the process of how to move to the new country, the visa issue, documents needeed, etc

dan yang terpenting, search dan find Muslim community in the area where you will live in, kalau perlu cari kontak sebelum kepindahan anda....

Kayaknya aku lagi ngelindur nih.....bangun aaaah! sorry nih kalau udah ngelantur karena kayaknya sebagian besar contact list-ku are married!


Baca Selanjutnya....!